Monday, April 29, 2019

Jika Saja, yaa..

Jika saja aku diizinkan

untuk tau siapa dia
untuk tau siapa namanya
untuk tau bagaimana parasnya
untuk tau bagaimana keteguhannya dalam menungguku, yang mungkin tak dia tau siapa diriku..

jika saja aku diberikan kesempatan awal

untuk memahami bagaimana isi hatinya
untuk mengerti bagaimana kalimat dalam doa-doa nya
untuk mengerti proses perbaikan dirinya
untuk memahami berbagai kesulitannya, dalam proses menemukanku, yang adalah jodohnya

jika saja semua itu kudapatkan, izin Allah, dan kesempatan itu,
akankah aku bisa menjaga hati, dari banyak ikhwan mapan dan ganteng yang seliweran didepan mataku?
akankah aku menjadi seperti ini, seperti saat ini dimana aku harus berperan sebagai akhwat garang biar nggak ada ikhwan yang tertarik padaku?
akankah aku melewati proses memperbaiki diri yang luar biasa susah, dengan halangan dan rintangan yang menghadang?
akankah aku mengerti, bagaimana cara berdoa dengan khusyuk untuk meminta seorang pangeran yang Allah pilihkan untuk menjadi jodohku?
akankah aku merasakan betapa nyeseknya melihat teman-teman disekitarku mengirim undangan walimahan secara tiba-tiba?

mungkin tidak, ya..

semua sudah Allah atur dengan muluuuussss...
siapa jodoh kita, bagaimana parasnya, bagaimana dia melalui proses yang menyesakkan dalam menanti jodoh, daaann lain-lain.
sekali lagi, Semua Sudah Allah ATUR.

jadi Plis, Reniiiii, nggak usah galau!
nggak usah sok mellow gitu!
nggak usah sok jadi pemeran utama dalam film2 mellodrama..

Lanjutkan aja usahamu memperbaiki diri.. berdoa khusyuk,.. nambah hapalan...
pokoknya jangan sampek capek istiqomah! jangan pernah ngeluh!
oke!

semangat ya!!

The last kuliah time

Assalamualaykum..

bulan depan adalah bulan terakhir saat dimana aku harus melaukan tindakan keperawatan untuk menuntut ilmu, kerja tanpa dibayar materi, bulan terakhir statusku sebagai mahasiswa keperawatan..

InsyaAllah 3 atau 4 atau 5 bulan lagi aku bisa melaksanakan asuhan keperawatan sebagai perawat, bukan sebagai mahasiswa,. 
heeuuhh.. cepat sekali waktu berlalu.

Harus kunikamti banget, nih. bulan2 terakhir sbg mahasiswa. Bulan2 terakhir aku berada di Kota ini, kota yang terkenal dingin, dan.. romantis.. Kota Malang. hehe..

aku cemas..
bisakah aku menjadi perawat beneran dengan sifatku yang ceroboh ini?
bisakah aku istiqomah jd perawat profesional dengan ke-malas-an ku yang luar biasa ini?
bisakah?
banyak lagi pertanyaan seputar kecemasan menempuh dunia kerja, dan pertanyaan itu harus bisa kujawab sebelum aku benar-benar kerja, karena ini menyangkut hidup manusia.

sedih jugaa, karena harus meninggalkan zona nyaman ini. tapi seseorang nggak mungkin bisa berkembang jika hidup dlm zona nyaman terus, semua tau itu.

yang aku takut juga, aku selalu mengatasnamakan fillah dalam tisap tindakanku, tapi hanya ekspektasi. Nyatanya, banyak hal-hal kecil yang ku sepelekan. bner niatnya Fillah, tapi pas lagi proses, astaghirullah. aku malu sama aku sndri.. selalu saja begitu, dan terulang selalu,,,

Astaghfirullah, astaghfirullah, astaghfirullah..

sebenernya ini sebagian dari muhasabah diri. tapi solusi yang udah kupikirkan, susah terlaksana.. 
dosa apa yang telah ku perbuat Ya Allah.. sampai mau melaksanakan niat baik saja susahnya minta ampun.. Astaghfirullah...
sedih.. T,T

oke, sekarang. aku harus menancapkan tekat dalam hati, membulatkan tekad ini.
pokoknya sebulan terakhir praktik ini kamu harus, harus, HARUS, melaksanakan niat baikmu. HARUS!! SEMANGAT! Hamasah!

Profesi Perawat adalah pilihan sendiri, gak boleh ngeluh, gak boleh males, harus totalitas, dan plis.. no ceroboh ya..!!
SEMANGAT!!