Thursday, August 18, 2022
Introvert? Or others?
aku terkadang merasa iri, mm.. bisa dibilang sering juga sih. iri ke orang2 yg bisa terbuka, easy going, friendly, dan asik gitu kalo diajak ngobrol.
sedangkan aku?
semakin dewasa aq semakin sadar kalo aq benar2 orang yang introvert, dan sebenarnya aq sedih karena itu.
dari itu aq bertanya2, trus dulu jaman SMA aq kok bisa seasyik itu ya(?) aq jadi merindukan masa2 sekolah, dimana aq asik dan bebas bersosialisasi dg teman2, tanpa.memikirkan hal2 membuatku pusing, khawatir, dan ruwet. seperti, takut melukai hati orang, takut salah omong, takut ga disukai orang..
aq yg dulu bebas berteman, semua aib dibuka ga masalah, malah mereka tmen2ku memaklumi dan membuatku lebih nyaman bersosialosasi. aq yg dulu orang yg heboh, gokil, rame, asik, sekarang kemana.. 🥲
semakin dewasa aq semakin memikirkan apa yang akan terjadi setelahnya, semakin berpikir panjang, semakin ruwet.
aq ingin membebaskan pemikiranku seperti dulu, tapi dengan tetap pada lingkaran syariah. apakah bisa??
jika ada yg tau, bagi tips nya yaa...
aq merasa dewasa ini sangaaat sering nerputar2 pada pemikiranku sendiri. bagaimana cara menghapuskan kebiasaan yg bikin pusing ini??
dan di akhir semua pemikiran pemikiran ruwet itu, hasilnya pasti selalu merujuk ke : "yasudahlah biarkan saja", "lebih baik diam saja", "nanti saja dah" sampai lupa mau ngapain.. ujung2nya aq memilih untuk diam, disemua situasi yang sebenarnya banyak kesempatanku untuk mengutarakan pendapat dan berekspresi.
aku jadi bingung pada akhirnya, sebenarnya sikapku ini buah dari introvert, atau rasa minder, atau unconvident?
trus seharusnya aq bagaimana?
bagaimana cara melakukan apa yg harus aku lakukan?
astgahfirullah
astaghfirullah
sedih..
lagi dan lagi blogger ku ini jadi tempat curhatku, meskipun lagi dan lagi curhat sbg silent writer, tanpa ada yg tau, tanpa komentator, tanpa ada solusi, tanpa nasihat2..
setidaknya hatiku tetasa sedikit lebih plong dan lega..
thanks my blog 💞
Subscribe to:
Posts (Atom)