Tuesday, September 21, 2021
The special one
Saat aku memilih dia, aq tau benar resiko2 yg bisa saja aq rasakan kelak saat sudh bersama.
Membersamai orang lapang, yg memiliki minat "beresiko" dalam pekerjaan hobinya, harus ada kesiapan menerima saat dia pulang dlm keadaan lelah, luka2 gores ditubuhnnya, bahkan sampai pernah tekanan darahnya tinggi. Jujur saat itu aq merasa khawatir yang sangat, meskipun hanya tertusuk jarum, aku takut.. tak tega hati ini melihatnya begitu kelelahan, tergeletak dg badan yg bnyak goresan2, ahh.. kudu nangis.. aq merasakan seperti tububnya adalah tubuhku, kesehatannya adalah kesehatanku, kebahagiaannya adalah kebahagiaanku..
Saat ada rasa saling memiliki, saat itulah muncul pemikiran keharusan saling menjaga, tak mau kehilangan, bahkan secuil kukunya pun aq harus kupertahankan.
Kita memang jarang sekali bisa bersama dlm 24 jam. Bertemu paling sering pun 2 hari sekali, itupun dengan durasi yg singkat, kurang dari 24jam.
Aku sadar,aku menerima, aku bersabar dg keadaan karir kita yg sedang kita perjuangkn untuk masa depan. Aq yakin suatu saat nanti kita bisa bemar2 tinggal satu rumah tanpa ada istilah LDM dalam hubungan kita, saling menunggu saat pulang kerja. Ahh.. indah sekali sepeetinya
Tp dg keadaan seperti ini sangat membantu untuk meningkatkan keharmonisan, krn kita sering kangen, dikit2 telpon, Vidcall, chat.
Tiap proses pasti ada maslahatnya.
Karena itu, maafkan aku kalo selalu cerewet, apalagi soal kesehatan. Krn aq ingin kita bisa menua bersama dlm keadaan sehat dan bahagia..
Okay, that's all..
Kutulis dg penuh cinta..
❤️
Subscribe to:
Posts (Atom)