Sunday, February 8, 2015

Hai para pemuda, Kumandangkanlah Adzan!

Haaiii Ane posting lagi nih, tapi ini tentang jaritan hatiku mengenai ketidak pedulian para pemuda untuk Adzan di masjid. yang serrriiiing banget ane denga di setiap perjalan kemanapun, suara adzan dari masjid2 itu suaranya mbah-mbah yang sudah sepuh. sedih banget, ni para pemuda kemana aja sii,,.. :(
dari jeritan hai itu, tertulislah sebuah tulisan (ini puisi ato apa, ane nggak tau :'D).monggo dibaca.. :)


Kakek..
Badanmu yang sudah ringkih,tetap bisa bertahan untuk berdiri tegap dihadapan microfon masjid dengan mengumandangkan lantunan adzan tiap harinya dengan suara yang lemah, serak, dan terkadang sampai terbatuk-batuk.
 
Kakek..
Semangatmu melantunkan adzan untuk mengingatkan masyarakat bahwa waktu bermunajat kepada Allah telah tiba, serta untuk mengajak kepada kemenangan, membuatmu menjadi gagah perkasa. dan mempesona.
kegagahanmu mengalahkan cucu-cucumu yang mengaku bahwa dirinya gagah dengan dada bidangnya, lengan kekarnya, atau dengan sepeda motor FU/Fixion/Tiger dengan perempuan yang diboncengnya erat-erat yang belum menjadi mahromnya. Cucumu mengaku gagah dengan kerja kerasnya, banting tulang hanya untuk bisa mendapatkan apa yang ia inginkan di dunia, atau dengan nilai tinggi yang diraihnya.
 
 
 
 
Dan ketika mereka mendengar adzan yang engkau lantunkan, mereka hanya sekedar mendengar, tak melakukan apapun, dan bahkan terkadang mencemoohmu karna suara paraumu.
Para pemuda yang mengaku gagah perkasa..
lihatlah para orang tua didaerahmu! mereka melantunkan adzan dengan bangganya!! Bangga menjadi pengajak masyarakat menuju kemenangan!
tak ada pedulimu meskipun Kakek-kakek itu hampir tak bisa bersuara karena dengan lantangnya mengumandangkan adzan.
 
Wahai para pemuda calon Imam Istri-istri yang solehah..
tak bisakah kau mencoba mengeluarkan suara didepan microfon masjid? menggantikan seorang kakek yang berjalan tertatih menuju masjid?
meninggalkan sejenak segala kemewahan yang kau punya, dan mulai mengumandangkan adzan dengan khusyuk?
sudah saatnya engkau menggantikan seorang kakek untuk mengumandangkan adzan, datang lebih awal di masjid..
 
Dan kumandangkanlah adzan semerdu-merdunya, selantang-lantangnya, mengajak masyarakat menuju kemenangan. Dan Istiqomahlah..

Salam Untuk para pemuda Indonesia.. smile emoticon
Salam untuk para Kakek yang Gagah Perkasa.. smile emoticon
Uhibbukum Fillah..
‪#‎hxhx_jeritanhati_Fajrin‬

No comments:

Post a Comment