Sunday, May 14, 2017

Curhat nih yee

Assalamualaikum...

Fajrian Dwi Anggraeni
Sebuah nama yg tak bisa berhenti ku sebut saat bertemu dg org baru

Curhat, berbagi susah dn senang pada org lain. Mnurutq mungkin itu haal yg tidak mudah. Karena hati ini ragu untuk bercerita ttg aku. Yg q ceritakan ttg aku, aku, dn aku. Tiap kalimat yg ada pada ceritaku mencrritakan ttg aku. Dn aku takut saat aku terlalu asik menceritakan aku, aku menjadi egois, dan semuanya harus tentang aku. Aku tak ingin org lainn tahu aku yg terlalu dalam, karena aku bukanlah manusia sempurna.

Alasan aq curhat ttg aku, ceritaku sellalu disela dgn cerita mereka. Karena aq tak pandai menyela krn tak enk hati, jadiah aq pendengar mereka. Dn sayangnya merekapun tak ingin tau kelanjutan ceritaku. Padahal niatnya ingin berbagi, eh akhirnya malah dibagiin..

Anehnya llagi, saat aq sudh lelah dg tanggapan mereka saat aq curhat (tanggapan yg jawabannya, "kalau aku ginii, jadi aku itu ginii........" daaaaan seterusnya. Okey, dg tanggapan yg seperti itu aku menganggap mereka g mau dengar curhatanku), dan aq memiih menjadi pendengar dan diam, mereka berata "kenapa kamu pendiam sekali, kita temen kamu, masak kamu gak mau cerita masalahmu ke kita?", Zoooonk
Padahal siapa yg nggak mau dengerin cerita ku?
Kalo aq udah mulai cerita, eeehhh.. malah lanjut mereka yg cerita,.. teerus muter2 kayak gitu..

Ini bukan salah mereka, tapi ini salahku yg tidk bisa menjellaskan scr jeas shg mereka tidak mau mndengarkku.

Sama dengan masalah curhat, ketika aku disaahkan karena sesuatu (padahal itu bukan salahku, karena g aada bukti), aq tidk bisa mengkllarifikasi bahwa aq tidak salah , karena (masaah yg sama), mereka tidak mau meendengarkanku. Pada akhirnya, aku tetap saaah karena aq ga bisa ngomong. Sebal.
Astaghfirullah

Tapi mereka bukanlah penentu aku benar atau tidak. Aq tak masalah kalau aq disalahkan (hanya sebal saja), karena penentu utama adalah Allah SWT. Jadiii, g ush kumasukn hati terlalu lama, dan biarlah cepat berlalu..

Maka dari itu aku lebih baik curhat disini, di blog ku. Meskipun aq tak tau apakah tulisan ini ada yg membaca atau tidak, yg penting hatiku lega.
Tapi guys, ada satu zat yg kalau kita curhat sma Dia, solusinya itu muncul tak terduga dan sangaaaat membantu. Yaitu curhat sama Allah. Curhat denganNya seusai sholat fardhu maupun Sunnah, curhat dimana saja, InsyaAllah Ia akan mendengarkan dg penuh perhatian. Kagak bakalan rugi.. coba deh.

Allah adalah tempat yg super duper baik buat kita mencurahkan isi hati kita..

Udah ya guys, segitu dulu dari aku..

Wassalamualaikum...

No comments:

Post a Comment